Pages

Rabu, 29 Juni 2011

Sebaiknya Tidak Diet Detoks


Dari sekian banyak jenis diet, mungkin Anda pernah mendengar diet detoks (detoksifikasi) atau bahkan pernah melakukannya. Sayangnya hanya sedikit yang memahami betul seperti apa diet detoks yang tidak membahayakan kesehatan.
 
Butuh Persiapan Matang
Menurut dr. Endang Darmo Utomo, Sp.GK, Clinical Nutrution dari RS Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) Karawaci Tangerang , detoks termasuk diet yang tidak dilakukan dalam jangka panjang, tapi hanya beberapa hari (tidak sampai 5 hari).
Untuk memulai diet detoks pun memerlukan persiapan panjang, bisa sampai 7-10 hari. Caranya dengan tidak mengonsumsi kafein, sugary food  (asupan dengan gula berkadar tinggi), dan gula refined  (gula pasir murni). Makanan yang dikonsumsi haruslah makanan yang tidak diproses, semuanya segar (bukan makanan kaleng atau kemasan lainnya). Masuk dalam tahapan intermediate , pelaku diet detoks harus mengonsumsi makanan mentah dan organik yang dilakukan selama tiga hari.

Dua Kali Setahun
Berbeda dengan zaman Aryuveda, zaman sekarang diet detoks tidak mengonsumsi gandum. Konsumsi makanan berserat tinggi ini dihilangkan. Hal inilah yang membuat energinya semakin berkurang sehingga sangat mungkin kondisi badan menjadi sangat drop . Untuk menghindari kejadian semacam ini, sangat disarankan bagi orang yang melakukan detoks untuk menerapkannya di saat akhir pekan (dua kali dalam setahun) agar tidak mengganggu aktivitas.
Namun menurut Endang, jika detoks hanya dilakukan sekali-kali, pelaku tidak akan menerima keuntungan. Seperti misalnya, selama 6 bulan orang itu tidak menjaga pola makannya dan menyantap makanan yang mengandung lemak tinggi, mengandung alkohol, makan di tempat tidak sehat. Setelah itu, selama tiga hari ia mendadak tidak makan (melakukan detoks). Yang terjadi adalah detoks itu tidak akan terlalu berpengaruh pada tubuhnya, karena selama enam bulan sebelumnya tubuhnya sudah menyerap segala macam racun yang datang dari makanan.
Jadi ada baiknya, pola hidup sehat itu dilakukan di sepanjang hidup. “Sekali lagi, kalau itu tidak mengubah pola hidupnya, jangan lakukan!” tegas Endang.

Perbanyak Serat
Selain mematuhi asupan yang sudah disebutkan sebelumnya, diet detoks juga bisa dilakukan dengan menggunakan teh antibiotik yang berguna untuk membuang metabolit dan bakteri yang ada di dalam usus kita dengan cara di-laksamsiat (basmi, Red.).
Fungsi bakteri ini adalah untuk memfermentasi sayuran (serat) yang tidak berhasil dicerna oleh lambung. Bakteri itu juga mengubahnya menjadi sumber energi (short-change ) dan mengatur daya tahan kita (imuniloglobin).
Jadi sebaiknya diet detoks seperti apa yang diterapkan? Endang menyarankan untuk memakan serat lebih banyak. Sumber makanan berserat di antaranya adalah sayur-mayur dan kacang-kacangan. Hasilnya, kalori dalam tubuh tereduksi dengan baik dan jangan lupa berolahraga.

Rambu Larangan
Tak semua orang bisa melakukan detoks, sebut saja orang paruh baya yang kemampuan pencernaannya sudah semakin berkurang. Jadi kalau asupan makanannya sedikit, pencernaannya semakin terganggu. Tapi, kalau sebelumnya para orangtua ini kelebihan karbo dan kondisi tubuhnya dapat dinormalkan dengan detoks ini, itu tidak masalah.
 Anak-anak pun sama saja. Pasalnya kalori yang dihasilkan dari mengonsumsi buah atau sayur saja juga tidak cukup besar untuk mereka yang sedang dalam pertumbu han. Mereka yang berusia 20 tahun ke ataslah yang aman menerapkan detoks.
Selain itu penderita diabetes yang melakukan detoks hanya dengan mengonsumsi buah-buahan juga disarankan menyeimbangkan asupannya dengan sayuran. Pasalnya buah mengandung banyak gula (disankarida fruktosa) dan meskipun gula itu berasal dari buah, tetap saja kandungan gulanya diubah dalam tubuh menjadi gula, bukan zat lain. Hal ini justru dapat merusak diabet.
Lalu mereka yang menderita kolestrol kadar tinggi. Melakukan diet detoks justru memperburuk kondisi kolesterolnya (trioglisrtik), apalagi jika saat menerapkannya orang tersebut tidak banyak bergerak.  Untuk membantu proses detoks, biasanya penderita gagal ginjal mengonsumsi minuman yang mengandung diuretik (obat yang dapat menambah kecepatan pembentukan urin) untuk membantunya kencing-kencing. Mitosnya, sering kencing mempercepat pembuangan racun dalam tubuh. Padahal konsumsi air putih yang berlebihan sangat berbahaya bagi penderita ginjal. Selain diuretik, obat pencahar (laksansia) juga tidak dianjurkan. Sama halnya seperti proses diuretik, laksansia memicu seseorang untuk sering buang air besar.

Sabtu, 14 Mei 2011

Tips Makan Sedikit tapi Kenyang

 Rasa kenyang bagi banyak orang identik dengan makan banyak. Hal ini yang menyebabkan berat badan dan kegemukan. Ada beberapa tips agar meskipun makan makanan yang sedikit. Tapi dapat mengenyangkan.

Ahli diet telah menemukan beberapa cara untuk membuat perut cepat merasa kenyang meski makan sedikit, yaitu dengan mengatur waktu makan, apa yang harus dimakan dan cara makan.

Ahli diet juga menunjukkan bahwa otak mendapat sinyal bahwa perut sudah kenyang setelah 20 menit dan jika orang makan terlalu cepat, maka ia akan terus merasa bahwa perutnya masih kosong, yang akhirnya membuatnya makan berlebihan.

Berikut beberapa cara agar perut cepat merasa kenyang meski makan s edikit, seperti dilansir Lifemojo, Jumat (13/5/2011):

1. Makan perlahan dan kunyah dengan baik
Ingat otak membutuhkan waktu 20 menit menyadari bahwa perut sudah kenyang. Jadi tidak peduli apa yang Anda makan, pastikan Anda makan perlahan dan mengunyah dengan benar untuk memperpanjang waktu makan.

2. Makan sepiring salad 10 menit sebelum makanan utama
Makan salad sebelum makan makanan utama akan membuat Anda cepat kenyang setelah makan. Jika Anda bosan mengunyah salad, Anda bisa memiliki sayur yang berkaldu.

3. Makan dengan frekuensi sering dan hindari melewatkan waktu makan
Jika melewati waktu makan, ada kemungkinan Anda akan makan berlebihan di waktu makan berikutnya. Makan dalam interval kecil (setiap 2 hingga 3 jam sekali) karena ini akan membantu Anda tidak merasa terlalu lapar pada waktu makan. Juga, makan dengan porsi kecil tetapi sering akan membuat tubuh tetap aktif membakar beberapa kalori tambahan.

4. Makan di piring yang kecil
Saat menghabiskan makanan yang ada di piring, otak akan mengirimkan sinyal bahwa perut sudah kenyang. Jadi makan di piring yang lebih kecil akan memberi isyarat visual ke otak bahwa Anda sudah kenyang dengan sepiring penuh makanan.

5. Pilih buah utuh ketimbang jus
Buah yang masih utuh berisi air dan serat lebih banyak yang dapat membuat Anda merasa lebih kenyang ketimbang memiliki buah yang sudah dijus.

6. Makan makanan berserat tinggi
Beberapa makanan tinggi serat akan memberikan rasa kenyang lebih cepat, meskipun memasok tubuh dengan kalori 20 persen lebih sedikit dari makanan serat rendah.

Makanan tinggi serat contohnya biji-bijian seperti gandum, produk gandum, beras merah; buah-buahan seperti jeruk, apel, pir, jambu biji, lemon, jeruk, buah, buah delima; dan sayuran seperti bayam, brokoli, kubis, asparagus, paprika, wortel dan labu.

Jumat, 06 Mei 2011

Diet Sehat dan Mudah dengan Menghitung Kalori

Banyak cara untuk menurunkan berat badan. Mulai dari olahraga teratur, makan banyak protein, atau mengurangi asupan lemak. Postingan diet-sehat-aman.blogspot.com kali ini akan mencoba men-share diet dengan mengurangi atau setidaknya menyeimbangkan asupan kalori yang keluar dengan yang masuk ke dalam tubuh.

Diet berbagai macam cara adalah upaya seseorang untuk mendapatkan bentuk tubuh yang baik menurut penglihatan orang pada umumnya. Memilih-milih menu makanan serta menguranginya adalah cara yang menyiksa bagi tubuh. Umumnya kita tidak menyadari kondisi tubuh kita sendiri. Harapan untuk memiliki tubuh indah sering kali tidak di dibarengi dengan harapan memiliki tubuh yang sehat. Padahal ini yang justru jauh lebih penting. 

Menurut ahli gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) USU Ernawati Nasution, SKm MKes banyak sekali manfaat menjaga berat badan ideal sepanjang hidup kita. Secara kasat mata, berat badan ideal sudah tentu membuat penampilan jauh lebih menarik. Tapi yang juga penting, berat badan ideal mengurangi risiko terkena penyakit. Ya, kelebihan berat memang lebih mudah ‘mengundang’ berbagai macam penyakit seperti gangguan pernapasan, jantung koroner, tekanan darah tinggi, diabetes, stroke serta gangguan hormonal. Menentukan ideal (dan tentu saja sehat), tak cukup hanya dengan berdiri di depan cermin.
 

Pernahkah kita menghitung asupan kalori makanan yang kita pasok ke dalam tubuh kita perhari? Ternyata cara ini mampu membantu untuk mengurangi berat badan tubuh kita. Ernawati Nasution, SKm. MKes yang juga  dosen di Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat USU ini menjelaskan cara ini mampu mengurangi berat badan tubuh kita yang berlebihan.
 

Kalori ialah unit ukuran untuk tenaga. Setiap orang memerlukan tenaga untuk hidup. Kita mendapat tenaga dari lemak, protein dan karbohidrat yang diperoleh dari  makanan yang dapat kita jumpai sehari-hari. Asupan kalori yang berada dalam tubuh kita jika tidak habis di bakar dalam proses tubuh, maka akan menjadi lemak dan menyebabkan kegemukan. Bila terlalu banyak mengonsumsi kalori dalam sehari akan meningkatkan berat badan dan risiko kegemukan. Sebagai patokan, bila tercantum 40 kalori maka tergolong rendah. 100 tergolong sedang, dan 400 adalah tinggi.
 

Cara menghitung asupan kalori yang akan kita konsumsi berbeda pada tiap-tiap jenis orang. Umumnya orang dewasa normal dalam sehari asupan kalorinya mencapai 2200 kalori, dengan aktivitas seharian cukup tinggi. Ukuran tinggi badan dan berat badan menjadi patokan untuk mengukur apakah kita memiliki tubuh kekurangan, normal dan kelebihan berat badan yang di sebut Indeks Masa Tubuh (IMT).

Ernawati Nasution, menjelaskan kita dapat mengukur sendiri IMT dengan menggunakan rumus sederhana. IMT = Berat Badan (kg)/(Tinggi Badan (cm)/100)*2.
Rumus IMT
Indeks IMT Indonesia



 Jadi, di kategori manakah berat badan Anda? Gemuk? Apa Anda akan melakukan diet sekarang? Tunggu dulu, coba lihat berapa besarkah asupan kalori anda perhari agar berat badan anda akan turun. Maka syaratnya adalah kurangi kalori sebanyak 500-1000 dibawah kebutuhan normal, maka penurunan berat badan ½ sampai 1 kg per minggu. Pengurangan kalori dilakukan dengan pengurangan karbohidrat dan lemak.
 

Bagaimana bisa? Cara kerjanya adalah asupan kalori dalam sehari adalah sumber tenaga. Dalam satu hari, jika orang dewasa asupan kalori normalnya adalah 2200 dengan beraktivitas lancar, maka 2200 tersebut akan terbakar menjadi tenaga. Dan jika asupan kalori nya diatas 2200 yang kontinyu serta tidak di barengi aktivitas gerak yang aktif, maka kalori yang ada tidak terbakar dengan baik dan itulah yang menimbulkan lemak dalam tubuh. Jika, orang yang meiliki berat badan berlebih mengurangi asupan kalorinya perhari dengan cara menghitung berapa kalori yang masuk dalam tubuh, maka kekurangan kalori yang lain akan terambil dari lemak yang tersimpan dalam tubuh.

Rabu, 27 April 2011

Cara Menyenangkan untuk Menurunkan Berat Badan



Banyak orang gagal menjalankan prograam penurunan berat badan karena merasa terbebani. Makan dibatasi, aktivitas ditingkatkan, pola hidup yang harus berubah. Terkadang membuat orang merasa frustasi.


Menurunkan berat badan memang bukan hal yang mudah bagi beberapa orang. Namun cara-cara sederhana dan menyenangkan berikut dapat membantu Anda menurunkan berat badan.

Berikut beberapa cara asyik untuk dapat menurunkan berat badan, seperti dilansir Healthmad, Rabu (27/4/2011):

1. Menari
Bila Anda tak suka pergi ke pusat kebugaran untuk melakukan aerobik, latihan kardio atau latihan otot lainnya, cobalah untuk menari. Dengan menari, orang bisa membakar 500 kalori.

Selain bergerak, menari juga dapat memompa endorfin ke otak, yaitu hormon yang membuat orang merasa bahagia. Menari merupakan cara asyik dan menyenangkan untuk membuat tubuh tetap sehat dan membantu menurunkan berat badan.

2. Jalan kaki
Jalan kaki di pagi hari bisa menjadi cara menyenangkan untuk menurunkan berat badan. Selain membakar kalori, jalan kaki juga bisa membuat pikiran dan energi selalu segar sepanjang hari.

3. Bermain dengan anak
Bermain dengan anak yang aktif tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membuat Anda berkeringat dan membantu menurunkan berat badan. Tak perlu berlama-lama, cukup luangkan satu jam dalam sehari untuk bisa bermain dengan anak Anda yang aktif.

4. Berenang
Berenang setiap hari selama tiga puluh menit sudah cukup untuk secara bertahap menurunkan berat badan.

5. Memasak
Di kota-kota besar, orang lebih memilih makan di restoran cepat saji ketimbang harus memasak makanan sehat di rumah. Memasak makanan sendiri tidak hanya sehat tetapi juga merupakan cara yang baik untuk menurunkan berat badan.

6. Mengerjakan tugas rumah tangga
Apakah semua pekerjaan rumah tangga Anda dikerjakan oleh pembantu rumah tangga atau dengan mesin. Cobalah sesekali mengerjakan tugas rumah tangga Anda sendiri, seperti memotong rumput, menyapu lantai, mencuci piring dan hal-hal sederhana lainnya. Ini akan menjadi cara sederhana untuk membantu Anda menurunkan berat badan.

7. Berhubungan seks
Bagi pasangan yang sudah menikah (suami istri/pasutri), melakukan hubungan seksual bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Melakukan hubungan seks yang sehat juga dapat membantu menurunkan berat badan.

Seks sama halnya dengan aktivitas fisik seperti olahraga, juga dapat membakar banyak kalori. Seks dapat meningkatkan denyut jantung sama seperti latihan aerobik dan membakar rata-rata 200 kalori selama 30 menit.